TikTok Shop Ads · Growth Store

GMV nggak tumbuh cuma karena budget dinaikin.

CSA ikut menentukan produk prioritas, menyusun campaign, membaca sinyal creative, live, dan affiliate, lalu mengoptimasi budget berdasarkan kondisi toko—bukan sekadar menyalakan GMV Max.

Scope halaman ini: Growth Store · Rp4,5 juta/bulan · ad spend terpisah.

Produk → Creative → Campaign → MomentumGrowth Store operating system

Masalah yang kami pecahkan

TikTok Shop itu sistem demand. Bukan satu tombol campaign.

Performa bisa tertahan oleh produk yang salah, creative yang cepat lelah, live tanpa momentum, affiliate yang tidak terarah, atau struktur campaign yang sulit dibaca.

01

Produk dipilih karena laku organik saja.

Kami cek margin, stok, harga, rating, promo, dan sinyal penjualan sebelum menjadikannya hero SKU.

02

Creative ramai, tapi tidak menjual.

Views bukan tujuan akhir. Creative dibaca bersama klik, conversion, GMV, dan kesesuaiannya dengan produk.

03

Iklan, live, dan affiliate jalan sendiri.

Kami menyusun prioritas agar budget mengikuti momentum yang tersedia, bukan memaksa semua channel aktif bersamaan.

Scope Growth Store

CSA ikut menentukan apa yang dijual dan bagaimana didorong.

Ini scope optimasi aktif untuk toko yang ingin membangun sistem pertumbuhan, bukan paket operator iklan.

01

Audit produk & kesiapan toko

Menilai margin, stok, harga, rating, promo, halaman produk, histori GMV, dan kondisi campaign.

02

Product prioritization

Memilih hero SKU dan produk pendukung berdasarkan peluang demand serta kemampuan toko memenuhi penjualan.

03

Campaign architecture

Menyusun GMV Max, kebutuhan live, objective, dan alokasi budget sesuai tahap pertumbuhan produk.

04

Creative & momentum reading

Membaca creative, live, dan affiliate sebagai input keputusan campaign—bukan data terpisah.

05

Testing, optimization & report

Mencatat perubahan, memantau dampaknya, dan memberi rekomendasi berikutnya secara rutin.

Cara kerja

Data → Setup → Test → Scale.

Scale dilakukan ketika produk, creative, dan campaign menunjukkan sinyal yang cukup—bukan karena budget masih tersedia.

01

Data

Kunci baseline GMV, biaya, produk, creative, live, affiliate, dan hambatan conversion.

02

Setup

Susun prioritas SKU, campaign, budget, dan kebutuhan creative.

03

Test

Uji kombinasi produk, creative, dan alokasi agar hasilnya bisa dibaca.

04

Scale

Naikkan porsi yang terbukti kuat sambil menjaga stok, margin, dan ritme konten.

Studi kasus TikTok Shop

TikTok baru dipercepat. Shopee ikut diperbesar.

Satu brand fashion, dua marketplace. Shopee sudah berjalan lebih dulu; TikTok Shop masih di fase awal. Sejak Januari 2026, CSA menumbuhkan keduanya sebagai satu sistem marketplace.

Journey · Januari–Juni 2026

Dari fase awal Rp83,9 juta ke GMV Rp3,2 miliar.

TikTok Shop tidak dibangun sendirian. Produk prioritas, campaign, creative, live, affiliate, dan momentum toko dibaca bersama dengan performa Shopee brand yang sama.

GMV TikTok ShopRp83,9 jt → Rp3,2 M38,1× total; durasi berbeda
Pesanan491 → 21.718fase awal → Jan–Jun 2026
Produk terjual542 → 23.10842,6× total
Periode bersama CSAMulai Jan 2026Shopee + TikTok Shop
Fase awal TikTok Shop12 Oktober–31 Desember 2025
Dashboard fase awal TikTok Shop brand fashion: GMV Rp83,9 juta dan 491 pesanan
Fase growth bersama CSA1 Januari–30 Juni 2026
Dashboard TikTok Shop brand fashion setelah enam bulan growth: GMV Rp3,2 miliar dan 21.718 pesanan

Periode awal berjalan 81 hari, sedangkan fase growth berjalan 181 hari; total tidak dibandingkan secara like-for-like. Dashboard menampilkan GMV toko, bukan penjualan iklan murni. Perjalanan juga tidak selalu naik lurus—grafik menunjukkan koreksi setelah peak, dan performa terbaru masih terus dioptimasi.

Brand yang sama · Shopee

Rp1,621 M → Rp2,716 M2025 penuh vs 2026 year-to-date
12.757 → 19.870pesanan Shopee
+67,6%penjualan total meski periode 2026 lebih pendek

Yang kamu terima

Laporan yang menjawab “terus harus ngapain?”

Bukan tumpukan screenshot. Setiap review menghubungkan data dengan keputusan operasional.

A

Product map

Produk mana yang layak diberi budget, ditahan, atau perlu dibenahi fondasinya.

B

Campaign & budget map

Struktur aktif, fungsi tiap campaign, dan alasan perubahan alokasi.

C

Next-test agenda

Hipotesis berikutnya untuk creative, produk, live, affiliate, atau funnel toko.

Package yang digunakan

Growth Store

Rp4,5 juta / bulan

Untuk brand yang butuh optimasi produk, campaign, creative signal, dan momentum toko secara aktif. Bukan paket basic yang tinggal menjalankan iklan.

Audit produkPrioritas SKUCampaign architectureCreative insightWeekly insight
Cek kecocokan tokoAd spend dibayar terpisah ke platform.

Cocok kalau kamu…

  • punya produk, stok, dan operasi yang siap ditumbuhkan;
  • ingin menghubungkan iklan dengan creative, live, dan affiliate;
  • siap menguji produk dan materi berdasarkan data;
  • butuh partner yang ikut menyusun strategi toko.

Belum cocok kalau kamu…

  • hanya mencari operator untuk menyalakan GMV Max;
  • tidak punya ritme konten atau kapasitas untuk memperbaikinya;
  • menginginkan GMV instan tanpa melihat margin dan stok;
  • belum siap membuka data yang dibutuhkan untuk audit.

FAQ TikTok Shop

Sebelum kita mulai.

Ini paket basic atau Growth Store?

Halaman ini menjelaskan paket Growth Store Rp4,5 juta per bulan. CSA ikut menentukan produk prioritas, menyusun campaign, membaca kesiapan creative dan live, mengatur budget, serta melakukan testing dan optimasi.

Apa yang dikelola di TikTok Shop Ads?

Cakupan meliputi audit produk dan toko, prioritas SKU, struktur GMV Max atau campaign yang relevan, alokasi budget, pembacaan creative, momentum live, affiliate, monitoring, dan laporan rekomendasi.

Apakah semua GMV pada studi kasus berasal dari iklan?

Tidak. Dashboard menampilkan GMV toko, sehingga kontribusinya dapat datang dari iklan, organic, live, affiliate, promo, dan kekuatan produknya sendiri. Angka dipakai untuk membaca pertumbuhan channel secara utuh, bukan mengklaim semua penjualan sebagai paid ads.

Apakah CSA membuat konten?

Arah creative dan kebutuhan konten dibahas sebagai bagian strategi. Produksi konten, KOL, atau affiliate memiliki scope tersendiri sesuai kebutuhan brand.

Apakah biaya iklan sudah termasuk fee?

Belum. Fee Growth Store adalah Rp4,5 juta per bulan. Ad spend dibayar langsung ke platform dan disusun setelah audit produk, target, dan kapasitas toko.

Next step

Mulai dari produk dan data toko kamu.

Kirim link TikTok Shop dan kondisi campaign saat ini. Kami bantu diagnosis apa yang perlu diprioritaskan sebelum budget dinaikkan.

Minta audit TikTok Shop gratis
Chat audit gratis